Tak pernah ku banyangkan akan memiliki sahabat seperti dirimu
Seorang yang terkenal, cakap, dan diidamkan oleh banyak orang
Namun juga ceroboh, dan kadang asal-asalan
Kita sama-sama tau, siapa diri kita di pandangan orang
Kita selalu berusaha menjaga harga diri itu
Menjaga nama baik, dan atas dasar kekeluargaan
Saling mengasihi dan menyayangi
Kata maaf yang kau ucapkan, ketika kau tiada di sisiku
Dan terimakasih yang kusampaikan untukmu
Kita sama-sama tau, sisi gelap dan terang itu
Namun kita tetap berjalan melaluinya
Selalu saling mendukung dan memahami, apapun keadaannya
Satu pesanku untukmu,
Selalu ingat siapa dirimu.
Ketika kau sudah sangat lelah, kau tau kemana harus pulang.
Minggu, 12 April 2020
Perpisahan
Setiap ada pertemuan, pasti ada perpisahan.
Namun perpisahan bukanlah akhir dari
segalanya.
Di saat ada perpisahan, pasti akan ada
pertemuan kembali.
Aku berharap sang waktu dapat memahami betapa
beratnya menahan rindu yang besar.
Supaya ia berjalan dengan cepat.
Dan ketika tiba pertemuan kembali, aku harap
kita tetap sama seperti dulu.
Rabu, 20 Maret 2019
Mimpi
Ada hal-hal aneh yang mengusik pikiranku belakangan ini
Ketika ku tertidur, kau selalu hadir di mimpiku
Mimpi itu terasa sangat nyata
Namun saat ku terbangun, aku menyadari bahwa itu semua hanyalah mimpi
Aku jadi bertanya-tanya,
Apakah kau merindukan aku?
Namun aku merasa hal itu tidak mungkin...
Di satu sisi aku merasa bahwa hal itu benar...
Dan apakah mungkin mimpi itu jadi kenyataan?
Entahlah
Namun yang jelas, aku senang
Dan terimakasih karena kau mau mampir di mimpiku.
Kamis, 20 September 2018
Sepi
Sepi ini terus meradang
Sepi ini terus mengurungku
Jiwa ini menangis
Hati ini menjerit
Namun tak ada yang melihatnya
Tak ada yang mendengarnya
Tak ada yang mengetahuinya
Aku tak sendirian, namun kesepian
Tak ada yang memperhatikan
Tak ada yang dapat memahami
Berjam-jam ku mainkan ponselku di kamar
Membuka media sosial, bermain game, mendengarkan musik
Namun itu semua tak mampu membunuh kesepian yang ku rasakan
Hari terus berlalu dan aku tetap kesepian
Hari berikutnya datang lagi seakan mau menertawakanku
Aku berkawan dengan sepi
Rasa sepi ini terus menemaniku
Sepi ini terus mengurungku
Jiwa ini menangis
Hati ini menjerit
Namun tak ada yang melihatnya
Tak ada yang mendengarnya
Tak ada yang mengetahuinya
Aku tak sendirian, namun kesepian
Tak ada yang memperhatikan
Tak ada yang dapat memahami
Berjam-jam ku mainkan ponselku di kamar
Membuka media sosial, bermain game, mendengarkan musik
Namun itu semua tak mampu membunuh kesepian yang ku rasakan
Hari terus berlalu dan aku tetap kesepian
Hari berikutnya datang lagi seakan mau menertawakanku
Aku berkawan dengan sepi
Rasa sepi ini terus menemaniku
Lights
Cahaya.
Katanya, kita harus jadi cahaya.
Aku pun menjadi cahaya.
Namun sekarang, kurasa cahayaku sudah mulai pudar.
Bahkan aku takut cahayaku padam.
Apa yang harus ku lakukan ketika cahayaku padam...?
Karena cahaya seterang apapun suatu saat pasti bisa pudar, bahkan padam.
Karena cahaya seterang apapun suatu saat pasti bisa pudar, bahkan padam.
Sabtu, 21 April 2018
Sendiri
Di sini
Aku sendiri
Bermain dengan alam pikiranku
Menari dengan angan-anganku
Berjalan dengan imajinasiku
Berlari dengan harapanku
Kulepas tawa di udara
Ringan
Namun lega
Kulepas hal-hal yang mengikatku
Kuhempas kegelisahanku
Dan aku menyadari
Bahwa aku hanya sendiri di sini
Aku sendiri
Bermain dengan alam pikiranku
Menari dengan angan-anganku
Berjalan dengan imajinasiku
Berlari dengan harapanku
Kulepas tawa di udara
Ringan
Namun lega
Kulepas hal-hal yang mengikatku
Kuhempas kegelisahanku
Dan aku menyadari
Bahwa aku hanya sendiri di sini
Kamis, 21 September 2017
Merenung
Dikala langit malam terbentang luas di hadapanku
Pasukan bintang seakan menatapku
Bulan tampak tersenyum
Angin malam pun menyapaku sepoi-sepoi
Dikala itulah aku merenung
Tentang kehidupan ini
Yang penuh duka dan suka
Air mata dan juga tawa
Ah, andai saja
Ku dapat terbang ke langit
Dengan sayap awan
Walau hanya sebentar saja
Terbang tinggi di angkasa
Bermain bersama bintang-bintang
Melepas rasa penat ini
Menyentuh cahaya yang amat terang
Menemukan kembali rasa yang pernah hilang
Ah
Sudahlah
Ini hanya harapanku
Yang terukir dalam hati
Terus menggema dalam benak
Dan tertuang dalam lembaran curhat ini
Aku tau
Hidupku harus terus berlanjut
Aku harus menghadapi kenyataan
Manis, pahit, asam, asin, bahkan hambar pun
Semuanya jadi satu
Dan ku kan tetap berlari
Hingga garis finish.
Langganan:
Postingan (Atom)
Hujan, Mentari, dan Pelangi
Rasa ini mampir lagi di relung hatiku Bagaikan hujan dan awan gelap menggumpal di langit Tak ada tempat 'tuk berteduh Seluruh diri mulai...
-
I like the natural scenery I want to explore the nature I want to adventure in nature I want to capture every inch of the beauty of natu...
-
Di sini Aku sendiri Bermain dengan alam pikiranku Menari dengan angan-anganku Berjalan dengan imajinasiku Berlari dengan harapanku Kul...
-
Usaha yang kurang maksimal tidak akan berbuah manis. Apa yang kau tabur, itu yang kau tuai. Kegagalan menghasilkan kesedihan. Kejatuhan m...